Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Sosialisasi Rabies Oleh Mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana di SD Negeri 1 Abiantuwung

Operator Desa 22 Agustus 2023 Dibaca 1.076 Kali
Sosialisasi Rabies Oleh Mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana di SD Negeri 1 Abiantuwung

[Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi Rabies Oleh Mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana di SD Negeri 1 Abiantuwung]

Dalam rangka pelaksanaan kegiatan KKN PPM Universitas Udayana ke XXVII, kelompok KKN Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan melaksanakan salah satu program berbasis kesehatan yang dibawahi oleh Bidang Kesehatan Masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini meliputi Sosialisasi Pencegahan Rabies di SD Negeri 1 Abiantuwung.

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi dilatarbelakangi akibat adanya peningkatan kasus rabies di Provinsi Bali pada tahun 2023 yakni 300 kasus dengan empat di antaranya meninggal dunia. Oleh karena itu, dibutuhkan adanya suatu program yang mampu memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya anak – anak. Anak – anak menjadi populasi yang penting untuk diberikan pengetahuan karena mereka merupakan kelompok populasi yang sering berinteraksi dengan hewan yang berpotensi menularkan rabies.

Adapun kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 19 Agustus 2023 pukul 10.00 – 11.00 WITA. Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi yakni sebanyak 150 peserta yang terdiri dari siswa kelas 1 – 6. Pemberian materi dilakukan dengan cara presentasi dan audio bergambar yang ditayangkan selama kegiatan berlangsung Anak-anak begitu antusias dalam mengikuti sosialisasi ini, mereka sangat cepat tangkap dalam memahami materi, rasa keingintahuan mereka sangat besar 

Adapun pokok pembahasan pada sosialisasi ini meliputi definisi, cara penularan, gejala rabies pada manusia, cara penanganan, pencegahan rabies, dan ciri hewan terinfeksi rabies. Kegiatan berlanjut menjadi pengerjaan kuis yang berjumlah 5 soal dan terakhir dilanjut dengan sesi dokumentasi bersama.

Adapun harapan kami setelah adanya kegiatan program kerja ini yakni peningkatan pengetahuan siswa terkait rabies dan mampu untuk melakukan tindakan pencegahannya sehingga dapat menekan peningkatan angka kasus rabies di Provinsi Bali.  

 

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

48% Realisasi

APBD 2026 Pelaksanaan

Rp 4.833.157.296,84 Rp 2.317.733.659,02
Pendapatan 49.55%
Realisasi: Rp 972.167.884,42 Anggaran: Rp 1.962.047.000,00
Belanja 36.87%
Realisasi: Rp 891.034.126,18 Anggaran: Rp 2.416.578.648,42
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp 454.531.648,42 Anggaran: Rp 454.531.648,42
49.5% Realisasi

APBD 2026 Pendapatan

Rp 1.962.047.000,00 Rp 972.167.884,42
Hasil Usaha Desa 109.78%
Realisasi: Rp 10.429.566,00 Anggaran: Rp 9.500.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 19.04%
Realisasi: Rp 90.426.000,00 Anggaran: Rp 474.960.000,00
Alokasi Dana Desa 49.96%
Realisasi: Rp 402.600.000,00 Anggaran: Rp 805.831.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 18.87%
Realisasi: Rp 23.100.000,00 Anggaran: Rp 122.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 39.27%
Realisasi: Rp 68.100.000,00 Anggaran: Rp 173.400.000,00
Bunga Bank 162.25%
Realisasi: Rp 4.056.318,42 Anggaran: Rp 2.500.000,00
36.9% Realisasi

APBD 2026 Pembelanjaan

Rp 2.416.578.648,42 Rp 891.034.126,18
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 43.44%
Realisasi: Rp 591.606.326,18 Anggaran: Rp 1.361.752.427,68
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 41.26%
Realisasi: Rp 268.197.800,00 Anggaran: Rp 650.043.220,74
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 3.23%
Realisasi: Rp 9.630.000,00 Anggaran: Rp 298.083.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 63.500.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 50%
Realisasi: Rp 21.600.000,00 Anggaran: Rp 43.200.000,00