Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Sosialisasi Digital Marketing Kepada UMKM Pandan Oleh Mahasiswa KKN Universitas Udayana

Operator Desa 15 Agustus 2023 Dibaca 1.499 Kali
Sosialisasi Digital Marketing Kepada UMKM Pandan Oleh Mahasiswa KKN Universitas Udayana

Sosialisasi Digital Marketing merupakan program kerja dari bidang peningkatan produksi mahasiswa KKN Universitas Udayana. Mitra Pengabdian Masyarakat pada kegiatan ini adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergerak dalam bidang usaha produksi. Salah satu UMKM unggulan yang terdapat di Desa Abiantuwung adalah Pandan. Akan tetapi dalam kegiatan pemasarannya masih sangat minim dan konvensional. Untuk itu UMKM ini perlu diberikan pelatihan tentang pentingnya pemanfaatan digital marketing agar sistem pemasarannya menjadi lebih baik sehingga dapat memperluas cakupan target usahanya serta dapat menunjang kegiatan penjualan yang lebih baik lagi (Naimah dkk., 2020).  Program kerja ini diharapkan dapat membuat pemasaran yang dilakukan oleh UMKM pandan menjadi lebih baik dan efisien sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka.

Di era sekarang ini, para pelaku UMKM hendaknya bisa memanfaatkan media digital sebagai salah satu upaya pemasaran produknya sehingga konsumen lebih mengenal produk yang dihasilkan oleh UMKM tersebut. UMKM yang memiliki akses online, terlibat di media sosial, dan mengembangkan kemampuan E-commerce nya, biasanya akan menikmati keuntungan bisnis yang signifikan baik dari segi pendapatan, kesempatan kerja, inovasi, dan daya saing. Akan tetapi, masih banyak UMKM yang belum menerapkan teknologi informasi khususnya menggunakan media digital dan belum mengerti seberapa besar manfaat dan peranan penggunaan media digital tersebut (Wardhana, 2018).

Digital Marketing adalah salah satu media pemasaran yang saat ini sedang banyak diminati oleh masyarakat untuk medukung berbagai kegiatan yang dilakukan. Dengan digital marketing komunikasi dan transaksi dapat dilakukan setiap waktu/real time dan bisa mengglobal atau mendunia (Pradiani, 2017).

Salah satu kelebihan yang dimiliki digital marketing adalah pada kemudahan pengukuran hasil yang didapat disbanding strategi pemasaran yang lainnya, hemat biaya karena bisa melakukannya dengan biaya yang lebih minim, dapat menargetkan pelanggan potensian, dengan menerapkan pemasaran digital, bisa menjangkau pasar yang lebih luas baik pasar lokal maupun global, menciptakan teknik pemasaran yang lebih interaktif antara penjual dan pembeli dan banyak kelebihan lainnya (Prasetyowati dkk., 2020).

Jenis – jenis digital marketing :

  • Search engine marketing atau SEM adalah jenis digital marketing yang fokus pada promosi produk melalui mesin pencarian seperti Google, Bing, Yahoo, dan sebagainya
  • Social Media Marketing adalah Youtube, Tiktok, Instagram, Twitter, Facebook, dan media lain sesuai target konsumen anda.
  • Email marketing, yaitu pemasaran melalui surat elektronik (surel).
  • Digital ads adalah jenis digital marketing berupa pemasangan iklan di berbagai channel online, mulai dari website sampai media sosial.
  • Content marketing adalah jenis digital marketing dengan sarana berupa konten, baik yang bentuknya tulisan, audio, gambar, atau video.

 

DAFTAR PUSTAKA

Naimah, R. J., Wardhana, M. W., Haryanto, R., & Pebrianto, A. (2020). Penerapan digital marketing sebagai strategi pemasaran UMKM. Jurnal IMPACT: Implementation and Action2(2), 119-130.

Pradiani, T. (2017). Pengaruh sistem pemasaran digital marketing terhadap peningkatan volume penjualan hasil industri rumahan. Jurnal Ilmiah Bisnis Dan Ekonomi Asia11(2), 46-53.

Prasetyowati, A., Martha, J. A., & Indrawati, A. (2020). Digital marketing.

Wardana, Aditya. 2018. Strategi Digital marketing Dan Implikasinya Pada Keunggulan Bersaing UKM Di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional: Forum Keuangan dan Bisnis IV, Th 2015. ISBN : 978-602-17225-4-1

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

48% Realisasi

APBD 2026 Pelaksanaan

Rp 4.833.157.296,84 Rp 2.317.733.659,02
Pendapatan 49.55%
Realisasi: Rp 972.167.884,42 Anggaran: Rp 1.962.047.000,00
Belanja 36.87%
Realisasi: Rp 891.034.126,18 Anggaran: Rp 2.416.578.648,42
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp 454.531.648,42 Anggaran: Rp 454.531.648,42
49.5% Realisasi

APBD 2026 Pendapatan

Rp 1.962.047.000,00 Rp 972.167.884,42
Hasil Usaha Desa 109.78%
Realisasi: Rp 10.429.566,00 Anggaran: Rp 9.500.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 19.04%
Realisasi: Rp 90.426.000,00 Anggaran: Rp 474.960.000,00
Alokasi Dana Desa 49.96%
Realisasi: Rp 402.600.000,00 Anggaran: Rp 805.831.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 18.87%
Realisasi: Rp 23.100.000,00 Anggaran: Rp 122.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 39.27%
Realisasi: Rp 68.100.000,00 Anggaran: Rp 173.400.000,00
Bunga Bank 162.25%
Realisasi: Rp 4.056.318,42 Anggaran: Rp 2.500.000,00
36.9% Realisasi

APBD 2026 Pembelanjaan

Rp 2.416.578.648,42 Rp 891.034.126,18
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 43.44%
Realisasi: Rp 591.606.326,18 Anggaran: Rp 1.361.752.427,68
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 41.26%
Realisasi: Rp 268.197.800,00 Anggaran: Rp 650.043.220,74
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 3.23%
Realisasi: Rp 9.630.000,00 Anggaran: Rp 298.083.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 63.500.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 50%
Realisasi: Rp 21.600.000,00 Anggaran: Rp 43.200.000,00